De Nature Indonesia Solusi Efektif Penyembuhan Penyakit Kelamin / Kemaluan Pria Wanita Seperti Sipilis, Raja Singa, Kutil Kelamin, Gonore, Herpes dan penyakit lainya.


Spesialis obat kutil kelamin dan herbal penyakit kemaluan pria wanita. Sipilis, raja singa, gonorhea. Paket herbal de nature sehat alami, dan ampuh

Alat kelamin wanita/organ reproduksi perempuan adalah sebuah sistem organ yang terdiri dari serangkaian beberapa organ yang saling berhubungan dan berkaitan satu sama lain. Organ reproduksi/genitalia perempuan dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu organ reproduksi internal (bagian dalam) dan organ reproduksi eksternal (bagian luar). Pembagian kelompok ini hampir sama dengan alat kelamin pria.

1. Alat Kelamin Luar/Reproduksi Eksternal
a. Mons Veneris (Gunung Venus)Organ ini adalah bagian yang mudah terlihat dari kemaluan wanita. Yaitu berupa bagian yang sedikit menonjol di atas vagina. Mons Veneris menutupi tulang kemaluan wanita dan tersusun dari jaringan lemak dengan sedikit jaringan ikat. Ketika wanita beranjak dewasa/matang pubertas, maka daerah ini akan tumbuh rambut-rambut kemaluan dan membentuk pola seperti segitiga terbalik.

b. Labia Mayora (Bibir Mayor Vagina)Sesuai sebutannya, bagian ini berbentuk seperti bibir, namun dalam bentuk vertikal bila vagina dilihat dari bawah. Labia mayora juga mudah sekali terlihat karena merupakan gerbang yang menutupi bagian dalam kemaluan wanita. Bagian luarnya terbentuk dari jaringan lemak, kelenjar keringat dan rambut kelamin. Bagian dalam labia mayora memilki banyak ujung-ujung saraf yang sensitif pada rangsangan seksual.

c. Labia Minora (Bibir Minor Vagina)Bila labia mayora merupakan bibir besar , maka labia minora adalah bibir kecil vagina. Organ ini terletak didalam labia mayora yang berbentuk lipatan internal. Organ ini memiliki banyak pembuluh darah sehingga dapat membesar saat gairah seks wanita meningkat. Bibir kecil ini mengelilingi orifisium vagina (lubang kemaluan wanita). Bagian ini sama halnya kult skrotum pada alat kelamin pria.

d Klitoris Adalah organ yang mudah menegang/ereksi bila terkena rangsangan seksual. Hal ini dikarenakan banyak memeliki ujung saraf dan pembuluh darah pada permukaannya. Klitoris mirip halnya seperti penis pada  organ reproduksi laki-laki.

e. Vestibulum Organ ini adalah rongga yang dibatasi oleh labia minora pada sisi kiri dan kanannya, dibatasi oleh klitoris di ataasnya serta pertemuan dua labia minora pada bagian bawah/belakangnya. Vestibulum merupakan tempat bertemunya antara uretra (saluran urin) dan muara vagina (liang senggama/hubungan seks). Dalam rongga ini akan keluar cairan lendiri seperti pelumas untuk mempersiapkan penetrasi penis ketika berhubungan seks.

f. Hymen (Selaput Dara)Bagian ini berupa selaput/membran tipis yang menutupi lubang vagina. Selaput ini mudah robek/sobek ketika masuknya penis dalam berhubungan seks. Biasanya merupakan tolak ukur masyarakat dalam menilai keperawanan/kegadisan seorang perempuan. Normalnya himen satu lubang agak besar berbentuk lingkaran. Organ ini merupakan tempak keluarnya cairan/darah menstruasi (datang bulan). Saat berhubungan seksual pertama kali, biasanya himen akan robek dan mengeluarkan darah. Meskipun demikian robeknya himen dapat diakibatkan oleh sebab lain, tidak hanya sebab hubungan kelamin saja.

2. Alat Kelamin Dalam/Reproduksi Internal

a. Vagina
Vagina adalah otot-selaput yang menjadi penghubung antara rahim wanita dengan dunia luar. Vagina terletak antar kandung kemih dan rektum dengan panjang 8-10 cm. Vagina memiliki dinding yang berlipat-lipat yang terluar berupa selaput lendir, tengahnya otot dan dalamnya berupa jaringan ikat yang berserat. Organ kelamin ini berfungsi sebagai sarana berhubungan seksual, jalan lahir bayi, dan keluarnya cairan  menstruasi (datang bulan). Vagina tidak memiliki kelenjar cairan, namun selalu basah karena terkena cairan dari rahim.

b. Uterus (Rahim)Uterus adalah organ kemaluan yang berwujud laksana buah pir, dengan berat sekitar 30 gram. Terbentuk dari lapisan otot dan berbentuk segitiga dengan bagian atas melebar. Fungsinya adalah tempat membesarkan janin sehingga dapat tumbuh dan berkembang sehingga siap dilahirkan.

Pada rahim/uterus terdapat endometrium (dinding rahim) yang akan menebal pada saat ovulasi (pembuahan sel telur wanita oleh sperma laki-laki), dan akan meluruh/lumer pada saat menstruasi berupa cairan lendir dan darah kotor.

Uterus memiliki beberapa bagian tersendiri yaitu
- Korpus uteri
- Serviks uteri
- Fundus uteri

Dalam proses persalinan, rahim memegang  peranan penting karena ototnya mampu mendorong janin/bayi untuk keluar menuju vagina. Otot rahim pun dapat menutupi pembuluh darah untuk mencegah pendarahan pasca kelahiran. Setelah kelahiran bayi, rahim akan kembali kebentuknya semula setelah mengembang dalam waktu sekitar 6-7 minggu.

c. Tuba Fallopi (Oviduk)Yakni organ kelamin yang menjadi penghubung antara rahim dengan indung telur (ovarium). Tuba fallopi sering disebut saluran telur karena memang bentuknya laksana saluran/pipa. Oviduk berjumlah sepasang, kiri dan kanan, dengan panjang 8-20 cm, yang berfungsi sebagai :
- Saluran bertemunya spermatozoa dan ovum
- Penangkap ovum
- Menjadi tempat fertilisasi (pembuahan)

Oviduk juga memiliki bagian tersendiri yaitu :
- Infundibulum
- Pars ampularis
- Pars ismika
- Pars interstitialis

d. Ovarium (Indung Telur)Ovarium adalah kelenjar reproduksi kelamin wanita yang utama. Organ ini berfungsi untuk menghasilkan ovum (sel telur) dan produksi hormon seks utama. Ovarium berbentuk oval memanjang sekitar 2,5-4 cm. Berjumlah sepasang kanan dan kiri seperti oviduk, dan dihubungkan dengan rahim oleh tuba fallopi.

Bagi wanita yang sudah dewasa/matang/akil baligh, ovariumnya memiliki 300 ribuan sel telur yang siap dikeluarkan. Namun demikian sebagian besarnya justru mengalami kegagalan pematangan, rusak atau mati. Sehingga benih sehat yang dikeluarkan hanya berjumlah sekitar 300-400an.

Benih sehat itu dikeluarkan setiap 28 hari sekali dalam siklus bulanan menstruasi. Bila dibuahi maka sel telur akan menjadi zigot, bila tidak akan lumer bersama dinding rahim. Bila stok sel telur habis, maka wanita akan memasuki masa menopause. Ovarium juga menghasilkan hormon estrogen dan progesteron yang berperan penting dalam siklus kewanitaan.

Demikianlah penjelasan ringkas tentang alat/organ kelamin wanita beserta fungsinya, utamanya dalam sistem reproduksi dan kopulasi (hubungan seks). Penting bagi kita menjaga karunia Tuhan yang tidak terkira harganya ini, baik kesehatan maupun kebersihannya. Bila anda mengalami berbagai gangguan kesehatan organ vital atau memiliki keluhan penyakit kelamin apapun jenisnya, anda bisa mencoba obat herbal ini atau bisa menghubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut. Kami sangat senang bisa membantu anda. Salam sehat indonesia.

Mengobati Masalah Penyakit Kelamin


Share:

0 komentar:

Posting Komentar