De Nature Indonesia Solusi Efektif Penyembuhan Penyakit Kelamin / Kemaluan Pria Wanita Seperti Sipilis, Raja Singa, Kutil Kelamin, Gonore, Herpes dan penyakit lainya.


Kutil Buah Zakar & Batang Penis

Obat Kutil Kelamin Pria di Tangerang _ Jika di buah zakar atau di penis anda tumbuh kutil, atau di area lain di seputar kelamin,  Jangan anda beranggapan bahwa kutil yang ada merupakan sensasi, itu adalah salah satu penyakit seks menular yang di sebabkan oleh virus. Dan ini bukan merupakan hal yang sepele karena ini bisa berdmpak vatal bagi kesehatan, tanpa di obati bisa menimbulkan kanker penis dan bisa mengakibatkan kanker serviks pada wanita.

Perlu anda ketahui jika di area kemain anda tumbuh kutil seperti di buah zakar atau  batang penis dan di area kelamin yang lain hampir bisa di pastikan anda terinfeksi penyakit kutil kelamin. Kami informasikan cara mengobati kutil di buah zakar dan batang penis tanpa operasi dan tanpa dibakar dengan sistem pengobatan herbal tanpa efek samping terbukti efektif. Dan telah menjadi pilihan utama dalam mengatasi masalah  penyakit kutil kelamin.

Mengobati Kutil di buah zakar dan di batang penis harus di lakukan jika memang anda mengalaminya karena jika dibiarkan akan tumbuh makin banyak dan itu merupakan penyakit menular seks sual yang dapat menimbulkan persoalan serius pagi pasangan anda jika tertular. Karena penyakit kutil kelamin bisa memicu tumbuhnya kanker serviks pada wanita.

Kutil tumbuh di buah zakar dan batang penis

Penyakit kutil kelamin adalah salah satu penyakit seks menular yang faktor utama penularannya, melalui hubungan seksual ( sentuhan kulit dengan kulit ) dengan orang yang telah terinfeksi penyakit kutil kelamin tersebut. Penyakit kutil kelamin dapat tumbuh di seputar area kelamin seperti di buah zakar, batang penis, kepala penis, area dubur,  juga di dapat tumuh di tenggorokan pada pelaku seks oral.

Penyakit kutil kelamin punya istilah lain yaitu jengger ayam atau kondiloma akuminata, penyebab penyakit ini adalah infeksi virus ( HPV ) human papilloma virus. Ada banyak tipe hpv tetapi yang sering di temukan pada kutil kelamin adalah hpv tipe 6 dan tipe 11 lebih dari 70% kutil kelamin di sebabkan oleh virus ini.

Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi di permukaan kulit, serta berpotensi menyebabkan kanker serviks pada wanita. Infeksi virus ini ditandai dengan tumbuhnya kutil pada kulit di berbagai area tubuh, seperti lengan, tungkai, mulut, serta area kelamin.

Infeksi virus HPV dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita atau melakukan hubungan seks dengan penderita. Sebagian besar infeksi HPV tidak berbahaya dan tidak menimbulkan gejala. Meski begitu, diperkirakan sekitar dan tidak menimbulkan gejala. Meski begitu, diperkirakan sekitar 70% dari kasus kanker serviks di dunia disebabkan infeksi virus ini.

Untuk mencegahnya, vaksinasi HPV dapat diberikan kepada pria dan wanita sejak usia 9 hingga 26 tahun. Selain itu, guna mengurangi risiko tertular infeksi virus HPV, disarankan untuk tidak bergonta-ganti pasangan.

Gejala HPV

Infeksi virus HPV sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun pada beberapa kasus, virus ini dapat bertahan hingga menimbulkan gejala berupa tumbuhya kutil di permukaan kulit. Kutil bisa tumbuh di lengan, tungkai, wajah, dan kelamin. Berikut adalah ciri-ciri kutil pada kulit sesuai dengan area tumbuhnya :
  • Kutil yang tumbuh di bahu, lengan, dan jari tangan. Kutil yang tumbuh di area ini berbentuk benjolan yang terasa kasar.
  • Kutil ini dapat terasa sakit dan rentan mengalami perdarahan.
  • Kutil yang tumbuh pada telapak kaki (plantar warts)
  • Berbentuk bejolan keras dan terasa kasar, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat menapak.
  • Kutil di daerah wajah, Kutil di wajah memiliki permukaan yang datar (flat warts). Pada anak-anak, lebih sering muncul di daerah rahang bawah.

Kutil kelamin

Kutil kelamin berbentuk seperti kembang kol dan bisa tumbuh pada kelamin wanita maupun laki-laki. Selain di kelamin, kutil juga bisa tumbuh di dubur dan menimbulkan rasa gatal.
Penyebab dan Fakor Risiko HPV

Virus HPV hidup dalam sel permukaan kulit yang masuk melalui luka di kulit. Penyebaran infeksi HPV dapat terjadi melalui kontak langsung dengan kulit penderita.

Sebagian besar virus HPV menimbulkan kutil pada bagian tubuh, sedangkan sebagian kecil lainnya dapat memasuki tubuh melalui hubungan seksual. Ibu hamil juga dapat menularkan virus ini pada bayinya saat persalinan.

Ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko infeksi virus HPV, yaitu:
  • Sering berganti pasangan seksual.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Memiliki luka terbuka pada kulit.
  • Menderita penyakit menular seksual, seperti gonore atau chlamydia.
  • Melakukan hubungan seksual melalui anal.

Diagnosis HPV

Diagnosis infeksi HPV dapat dilihat melalui munculnya kutil pada kulit. Namun, seperti telah dikatakan, kutil bisa saja tidak tumbuh dan celakanya infeksi HPV pada kelamin wanita berisiko menimbulkan kanker serviks.

Untuk melihat adanya infeksi HPV yang berisiko mengakibatkan kanker serviks, dokter dapat melakukan pemeriksaan:

Tes IVA

Prosedur ini dilakukan dengan meneteskan cairan khusus asam asetat pada area kelamin atau genital. Jika mengalami infeksi HPV, warna kulit akan berubah menjadi putih.

Pap smear

Pap smear bertujuan untuk mengetahui perubahan kondisi serviks yang mengarah pada kanker akibat infeksi HPV. Pap smear dilakukan dengan mengambil sampel sel serviks untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium.

Tes HPV DNA

Tes HPV DNA dilakukan untuk mendeteksi adanya unsur genetik (DNA) dari virus HPV yang berisiko tinggi menimbulkan kanker serviks.

Pengobatan Infeksi HPV

Sebagian besar kasus HPV dapat hilang dengan sendirinya tanpa diobati. Namun bagi yang telah terdiagnosis mengalami infeksi HPV, terutama wanita yang mengalami kutil kelamin, dokter kandungan akan menganjurkan penderita untuk melakukan tes kembali dalam waktu 1 tahun.

Kunjungan ulang ke dokter ini bertujuan untuk mengetahui apakah penderita masih terinfeksi HPV dan adakah perubahan sel pada serviks (leher rahim), yang berisiko menimbulkan kanker serviks.

Sedangkan untuk mengobati kutil yang muncul akibat infeksi HPV, tindakan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah:

Pemberian obat oles

Untuk kutil di kulit, dapat menggunakan obat oles yang berisi asam salisilat. Asam salisilat berfungsi mengikis lapisan kutil secara bertahap.

Pengangkatan kutil

Selain obat oles ada metode medis lain dalam menghilangkan kutil, namun jika masih dimungkinkan untuk penggunaan obat oles maka baiknya hidari pengobatan yang lain :
  1. Krioterapi, yaitu membekukan kutil dengan cairan nitrogen.
  2. Kauter, yaitu pembakaran kutil dengan aliran listrik.
  3. Operasi.
  4. Sinar laser.

Berbagai penanganan terhadap kutilini tidak dapat membunuh virus HPV,  sehingga kutil dapat tumbuh kembali selama virus masih ada di dalam tubuh. Hingga saat ini tidak ada pengobatan yang dapat membunuh HPV. HPV dapat hilang dengan sistem kekebalan tubuh yang baik.

Komplikasi HPV

Meski demikian, upaya penanganan wajib dilakukan. Karena jika tidak ditangani dengan baik, infeksi HPV dapat menyebabkan komplikasi berupa:
  • Luka pada mulut dan saluran pernapasan atas
  • Luka ini dapat timbul di lidah, tenggorokan, laring, atau hidung.
  • Kanker
  • Beberapa jenis kanker yang dapat timbul adalah kanker serviks, kanker anus, dan kanker pada saluran pernapasan atas.
  • Gangguan kehamilan dan persalinan

Komplikasi ini bisa terjadi pada wanita hamil yang menderita infeksi HPV dengan kutil kelamin.
Perubahan hormon dapat membuat kutil kelamin menyebar dan menghalangi jalan lahir. Pada beberapa kasus, kutil tersebut juga dapat mengalami perdarahan dan menularkan infeksi HPV ke bayi saat dilahirkan.

Langkah Pencegahan Infeksi HPV

Langkah utama untuk mencegah infeksi HPV adalah melakukan vaksinasi HPV. Vaksin tersebut bertujuan untuk mencegah infeksi HPV yang berisiko menimbulkan kanker serviks. Usia yang dianjurkan untuk mendapat vaksin HPV adalah 9-26 tahun. Berikut ini adalah anjuran dalam vaksinasi HPV:
  • Perempuan berusia di bawah 15 tahun dianjurkan untuk menjalani 2 kali vaksinasi HPV, dengan selang waktu 6 bulan.
  • Perempuan di atas 15 tahun diajurkan untuk menjalani 3 kali vaksinasi HPV, dengan jarak waktu 2 bulan antara vaksinasi pertama dan kedua, serta 6 bulan antara vaksinasi kedua dan ketiga.
  • Tidak hanya pada wanita, vaksinasi juga perlu dilakukan pada pria untuk mencegah penyebaran HPV. Pria dan wanita antara usia 27 hingga 45 tahun yang belum pernah menerima vaksin HPV juga masih dapat melakukan vaksinasi, tetapi sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter mengenai manfaat dan risikonya.
Di samping vaksinasi, terdapat sejumlah langkah pencegahan yang dapat dilakukan, di antaranya :
  • Melakukan pemeriksaan rutin, Makin cepat terdeteksi, infeksi HPV bisa segera ditangani.
  • Tidak menyentuh kutil secara langsung, Jika tidak sengaja menyentuh dengan tangan, segera cuci tangan setelahnya.
  • Melakukan hubungan seksual yang aman, Melakukan hubungan seksual yang aman artinya tidak bergonta-ganti pasangan dan menggunakan kondom.
  • Memakai alas kaki, Memakai alas kaki ketika beraktivitas di luar rumah adalah salah satu upaya agar tidak tertular infeksi HPV di tempat umum.
Berikut hal – hal yang dapat mengurangi resiko terinfeksi kutil kelamin :
  • Hindari berganti-ganti pasangan. Berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan akan mempertinggi risiko Anda terkena kutil kelamin.
  • Hindari berbagi pemakaian barang pribadi, seperti handuk, sapu tangan, atau kaus kaki ini bisa menjadi media penularan kutil kelamin.
  • Selalu menjaga kesehatan dan kebersihan.
  • Hindari hubungan seks usia remaja,
  • Selalu menjaga kebersihan, misalnya ke kamar mandi umum atau wc umum harus benar – benar berhati hati terutama penggunaan wc duduk ( besihkan atau siram dengan air secukupnya )
Pengobatan kutil di buah Zakar dan Batang Penis

Sistem pengobatan kutil kelamin dibagi menjadi 2 yaitu pengobatan topikal dan pengobatan ablasi. Pengobatan topikal adalah pengobatan dengan menggunakan obat – obatan dalam bentuk obat oral dan obat oles dalam bentuk cream atau salep. Sedangkan pengobatan ablasi yaitu pengobatan dengan sitem bedah atau operasi, pembekuan dengan nitrogen, atau dengan sistem pembakaran sengan laser, pengobatan ini dilakukan jika dengan sitem topikal tidak mungkin lagi dilakukan.

Adapun cara mengobati kutil di buah zakar dan batang penis ini masih sangat munggkin menggunakan sistem topikal seperti yang kami tawarkan pada anda adalah sistem pengobatan topikal dengan Herbal De Nature, telah banyak yang tertolong dengan perantara obat herbal kami. Selain aman pengobatan ini cukup efektif dan dilakukan sendiri dengan mengkonsumsi obat dalam bentuk kapsu dan obat oles dalam bentuk cairan dan cresm atua salep.

Obat Oles

Obat kapsul Untuk di Minum

 Dengan De Nature Indonesia
 “ Kembali Sehat Secara Alami “
Pemesanan dan Konsultasi
  CS. De Nature: 
WA / SMS :0858-7706-2008 
 Pelayanan ( 24 Jam )
Herbal Ampuh kutil Kelamin










Share:

0 komentar:

Posting Komentar